Modul Ajar Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 9 SMP: Pewarisan Sifat pada Makhluk Hidup (Bab 3)

Pembelajaran materi genetik (kromosom, DNA, gen), hukum Mendel I (segregasi) dan II (asortasi bebas), persilangan monohibrid, dihibrid, serta kelainan genetik terpaut kromosom.

Capaian dan tujuan pembelajaran

  • Peserta didik mampu menjelaskan struktur dan peran DNA serta kromosom dalam pewarisan sifat.
  • Peserta didik mampu menghitung rasio fenotipe dan genotipe persilangan monohibrid dan dihibrid.
  • Peserta didik mampu menganalisis mekanisme pewarisan kelainan sifat genetik pada manusia.

Materi pokok & uraian konsep pembelajaran

Bab Pewarisan Sifat pada Makhluk Hidup (*Genetika*) mengungkap rahasia transmisi sifat fisik, fisiologis, dan biokimia dari generasi induk kepada generasi keturunannya.

Peserta didik mempelajari struktur heliks ganda DNA, gen sebagai unit pewarisan sifat, kariotipe kromosom autosom dan gonosom ($XX/XY$), serta prinsip dasar persilangan menurut Hukum Pewarisan Sifat Gregor Mendel.

Materi mencakup perhitungan rasio genotipe dan fenotipe pada persilangan monohibrid dominan penuh ($3:1$), monohibrid intermediet ($1:2:1$), dihibrid ($9:3:3:1$), serta analisis silsilah keluarga (*pedigree chart*) pada penyakit menurun seperti buta warna dan hemofilia.

Peta subtopik bahasan

  • Materi Genetik: Kromosom, DNA, dan Gen

    Menelaah struktur double-helix DNA, pasangan basa nitrogen (A-T, G-C), dan penentuan jenis kelamin.

  • Hukum Mendel I dan Persilangan Monohibrid

    Menganalisis pemisahan gen se-alel (segregasi) pada sifat dominan penuh dan intermediet.

  • Hukum Mendel II dan Persilangan Dihibrid

    Menghitung kombinasi alel bebas pada dua sifat beda dengan papan catur Punnett.

  • Kelainan Genetik dan Pemuliaan Makhluk Hidup

    Menganalisis buta warna, hemofilia, albino, serta bibit tanaman unggul hibrida.

Istilah kunci dan glosarium

Genotipe
Susunan genetik yang sebenarnya dari suatu individu yang dilambangkan dengan huruf (seperti BB, Bb, bb).
Fenotipe
Sifat atau karakteristik fisik yang tampak dari luar hasil ekspresi dari genotipe dan pengaruh lingkungan (seperti bunga merah, tinggi).
Dominan
Sifat atau alel yang menutupi ekspresi alel pasangannya sehingga tampak pada fenotipe.
Resesif
Sifat atau alel yang tertutupi oleh sifat dominan dan hanya tampak jika dalam keadaan homozigot.
Hemofilia
Kelainan genetik terpaut kromosom X di mana darah penderita sulit membeku saat terjadi luka.

Instrumen asesmen formatif & contoh soal pembelajaran

5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.

Soal 1

Jika tanaman ercis berbunga merah dominan (MM) disilangkan dengan ercis berbunga putih resesif (mm), kemudian keturunan F1 disilangkan sesamanya, maka perbandingan fenotipe pada F2 adalah...

  • A. 3 Merah : 1 Putih
  • B. 1 Merah : 2 Merah Muda : 1 Putih
  • C. 9 Merah : 3 Putih : 3 Merah Muda : 1 Putih
  • D. 1 Merah : 1 Putih
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Persilangan monohibrid dominan penuh F1 (Mm x Mm) menghasilkan F2 genotipe 1 MM : 2 Mm : 1 mm, dengan rasio fenotipe 3 Merah : 1 Putih.

Soal 2

Pada tanaman mawar, persilangan antara bunga merah (MM) dan bunga putih (mm) menghasilkan F1 seluruhnya berwarna merah muda (Mm). Hal ini menunjukkan sifat...

  • A. Dominan penuh
  • B. Intermediet (kodominan semidominan)
  • C. Epistasis
  • D. Tautan seks
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Sifat intermediet terjadi ketika alel dominan tidak menutupi alel resesif secara penuh, sehingga alel heterozigot (Mm) memunculkan fenotipe perpaduan (merah muda).

Soal 3

Jumlah kromosom pada sel gamet (sel sperma atau sel ovum) manusia normal adalah...

  • A. 46 pasang
  • B. 46 buah
  • C. 23 buah (haploid / n)
  • D. 23 pasang (diploid / 2n)
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan C

Pembahasan: Sel somatik manusia memiliki 46 buah (23 pasang) kromosom diploid, sedangkan sel kelamin memiliki 23 buah kromosom haploid (n).

Soal 4

Seorang wanita pembawa sifat buta warna (carrier, X^C X^c) menikah dengan pria bermata normal (X^C Y). Kemungkinan anak laki-laki mereka menderita buta warna adalah...

  • A. 0%
  • B. 25%
  • C. 50%
  • D. 100%
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan C

Pembahasan: Kombinasi anak laki-laki: X^C Y (normal, 50%) dan X^c Y (buta warna, 50%). Jadi peluang di antara anak laki-laki adalah 50% (atau 25% dari total seluruh anak).

Soal 5

Pada persilangan dihibrid antara tanaman berbiji bulat kuning (BbKk) dengan sesamanya (BbKk), perbandingan fenotipe Bulat Kuning : Bulat Hijau : Keriput Kuning : Keriput Hijau adalah...

  • A. 9 : 3 : 3 : 1
  • B. 3 : 1 : 3 : 1
  • C. 1 : 2 : 2 : 1
  • D. 12 : 3 : 1
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Hukum Mendel II pada persilangan dihibrid heterozigot ganda menghasilkan rasio fenotipe klasik 9 : 3 : 3 : 1.

Petunjuk penggunaan berkas

Setelah mengunduh berkas perangkat ajar, ikuti langkah berikut untuk menggunakannya secara optimal:

  1. Buka dokumen menggunakan Microsoft Word, Google Docs, atau LibreOffice.
  2. Sesuaikan identitas satuan pendidikan, nama guru pengampu, NIP, serta alokasi waktu kelas.
  3. Cetak instrumen asesmen atau bagikan lembar kerja (LKPD) kepada peserta didik.

Bahan ajar Ilmu Pengetahuan Alam lainnya

  • Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah

    Ilmu Pengetahuan Alam SMP Kelas 7 · Semester 1

  • Zat dan Perubahannya

    Ilmu Pengetahuan Alam SMP Kelas 7 · Semester 1

  • Suhu, Kalor, dan Pemuaian

    Ilmu Pengetahuan Alam SMP Kelas 7 · Semester 1