Perbedaan mendasar antara struktur data Pohon (*Tree*) dan Graf (*Graph*) adalah...
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Pembahasan: Pohon adalah subtipe graf yang bersifat asiklik (bebas siklus) dan berhierarki dari simpul akar hingga daun.
Pembelajaran struktur data non-linier pohon (tree) dan graf (graph), algoritma penelusuran jalur (BFS dan DFS), pemodelan logika relasional, dan penyelesaian masalah optimasi komputasi.
Bab Berpikir Komputasional kelas 9 memperdalam kecakapan pemodelan data non-linier dan perancangan algoritma penelusuran graf untuk menyelesaikan persoalan jaringan interkoneksi kompleks.
Peserta didik mempelajari konsep simpul (*node/vertex*) dan sisi (*edge*) pada struktur data graf berarah/tidak berarah, hierarki pohon biner (*binary tree*), penelusuran jalur melebar (*Breadth-First Search* / BFS), serta penelusuran mendalam (*Depth-First Search* / DFS).
Materi ini melatih nalar peserta didik dalam memecahkan tantangan optimasi diskrit seperti *Knapsack Problem* (pemilihan barang bernilai maksimal dengan batas kapasitas beban) dan pencarian rute terpendek (*Dijkstra*) pada jaringan transportasi cerdas.
Menelaah komponen root, child, parent, leaf pada pohon, serta simpul dan sisi pada representasi graf.
Menganalisis strategi traversal graf melebar lapis demi lapis (BFS) dan menjelajah jalur terdalam (DFS).
Menemukan rute paling efisien pada peta berbobot menggunakan konsep algoritma serakah (greedy).
Merancang strategi pemilihan objek bernilai optimum dengan keterbatasan bobot kapasitas.
5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.
Perbedaan mendasar antara struktur data Pohon (*Tree*) dan Graf (*Graph*) adalah...
Pembahasan: Pohon adalah subtipe graf yang bersifat asiklik (bebas siklus) dan berhierarki dari simpul akar hingga daun.
Algoritma penelusuran graf yang memanfaatkan struktur data Antrean (*Queue*) untuk mengunjungi semua simpul tetangga terdekat lapis demi lapis adalah...
Pembahasan: BFS menggunakan mekanisme antrean (Queue/FIFO) untuk memastikan semua simpul pada tingkat kedalaman yang sama diproses terlebih dahulu.
Sebuah aplikasi navigasi jalan mencari rute jalan tol tercepat dari Kota A ke Kota E dengan memperhitungkan jarak kilometer pada setiap ruas jalan. Representasi data peta yang paling tepat digunakan adalah...
Pembahasan: Graf berbobot (*weighted graph*) memodelkan kota sebagai simpul (*node*) dan jalan sebagai sisi (*edge*) yang memiliki nilai bobot jarak (km) atau waktu tempuh.
Seorang penjelajah memiliki tas ransel dengan batas beban maksimal 10 kg. Tersedia 3 barang: Barang A (bobot 6 kg, nilai Rp60.000), Barang B (bobot 5 kg, nilai Rp50.000), dan Barang C (bobot 4 kg, nilai Rp45.000). Kombinasi barang utuh yang memberikan nilai ekonomi tertinggi adalah...
Pembahasan: Barang A + C berbobot 6 kg + 4 kg = 10 kg (pas sesuai kapasitas) dan menghasilkan total nilai maksimal Rp60.000 + Rp45.000 = Rp105.000.
Teknik penelusuran DFS (*Depth-First Search*) mengandalkan prinsip struktur data...
Pembahasan: DFS mengeksplorasi cabang terdalam dan melakukan *backtracking* (mundur ke simpul persimpangan sebelumnya) yang bekerja secara alami menggunakan prinsip Stack (LIFO).
Setelah mengunduh berkas perangkat ajar, ikuti langkah berikut untuk menggunakannya secara optimal:
Tidak ada bahan ajar yang cocok dengan kriteria pencarian.