Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 7 SMP: Keberagaman Bangsa Indonesia dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika (Bab 4)

Pembelajaran keberagaman suku bangsa, ras, agama, dan antargolongan (SARA) di Indonesia, faktor penyebab kemajemukan, pentingnya toleransi dan moderasi beragama, serta pencegahan stereotip dan diskriminasi.

Capaian dan tujuan pembelajaran

  • Peserta didik mampu mengidentifikasi faktor penyebab keberagaman masyarakat Indonesia.
  • Peserta didik mampu mendeskripsikan keberagaman suku bangsa, ras, agama, dan antargolongan.
  • Peserta didik mampu mempraktikkan sikap toleransi dan kerja sama dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan majemuk.

Materi pokok & uraian konsep pembelajaran

Semboyan *Bhinneka Tunggal Ika* yang dipetik dari kitab Kakawin Sutasoma karya Mpu Tantular menegaskan hakikat bangsa Indonesia: meskipun berbeda-beda suku, agama, ras, dan adat istiadat, bangsa Indonesia tetap satu kesatuan yang utuh.

Faktor penyebab keberagaman masyarakat Indonesia meliputi letak strategis pada jalur persilangan perdagangan dunia, kondisi geografis negara kepulauan yang terpisah selat dan laut, perbedaan kondisi bentang alam, serta sejarah penerimaan masyarakat terhadap pengaruh kebudayaan luar.

Menjaga kerukunan di tengah kemajemukan menuntut sikap toleransi, empati sosial, dan moderasi beragama. Mengikis prasangka stereotip, primordialisme sempit, dan diskriminasi antargolongan menjamin terwujudnya keadilan sosial yang berkeadaban.

Peta subtopik bahasan

  • Faktor Penyebab Keberagaman Masyarakat Indonesia

    Menganalisis faktor geografis, sejarah maritim, dan keterbukaan terhadap budaya asing.

  • Keberagaman Suku Bangsa, Ras, dan Budaya

    Mengenal kekayaan adat istiadat, bahasa daerah, pakaian adat, dan rumah tradisional.

  • Keberagaman Agama dan Kepercayaan di Indonesia

    Memahami 6 agama resmi dan aliran kepercayaan serta prinsip moderasi beragama.

  • Perilaku Toleransi dan Pencegahan Diskriminasi

    Menghindari etnosentrisme, stereotip, dan membangun kerja sama lintas kelompok.

Istilah kunci dan glosarium

Bhinneka Tunggal Ika
Semboyan resmi negara Indonesia yang bermakna 'berbeda-beda tetapi tetap satu jua'.
Toleransi
Sikap saling menghormati, membiarkan, dan menerima perbedaan pendapat, keyakinan, dan budaya orang lain.
Etnosentrisme
Sikap atau pandangan yang menganggap budaya atau suku bangsanya sendiri lebih unggul dibanding suku bangsa lain.
Stereotip
Penilaian atau prasangka yang digeneralisasikan secara sepihak terhadap suatu kelompok tanpa bukti objektif.
Moderasi Beragama
Cara pandang, sikap, dan praktik beragama dalam kehidupan bersama dengan memegang teguh prinsip keadilan dan keseimbangan.

Instrumen asesmen formatif & contoh soal pembelajaran

5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.

Soal 1

Semboyan 'Bhinneka Tunggal Ika' termaktub dalam lambang negara Garuda Pancasila dan pertama kali tertulis dalam kitab kuno...

  • A. Kakawin Ramayana karya Walmiki
  • B. Kitab Negarakertagama karya Mpu Prapanca
  • C. Kakawin Sutasoma karya Mpu Tantular
  • D. Kitab Bharatayuddha karya Mpu Sedah
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan C

Pembahasan: Frasa *Bhinneka Tunggal Ika tan hana dharma mangrwa* termuat dalam Kakawin Sutasoma gubahan Mpu Tantular pada masa kejayaan Kerajaan Majapahit abad ke-14.

Soal 2

Faktor geografis utama yang menyebabkan terjadinya keberagaman suku bangsa dan bahasa daerah di Indonesia adalah...

  • A. Bentuk negara kepulauan yang dipisahkan oleh laut dan selat sehingga menciptakan isolasi geografis alami
  • B. Letak Indonesia yang berada di kutub bumi
  • C. Kesamaan iklim di seluruh benua Asia
  • D. Adanya satu bahasa persatuan
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Kondisi kepulauan menyebabkan nenek moyang di tiap pulau mengembangkan kebudayaan, dialek bahasa daerah, dan tata sosial mandiri yang unik.

Soal 3

Sikap memandang rendah kebudayaan suku bangsa lain dan menganggap sukunya sendiri sebagai yang paling hebat dinamakan...

  • A. Chauvinisme
  • B. Etnosentrisme
  • C. Nasionalisme
  • D. Pluralisme
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Etnosentrisme adalah sikap fanatisme kedaerahan yang berlebihan yang mengukur kebudayaan lain menggunakan standar sukunya sendiri dan merendahkan kelompok lain.

Soal 4

Contoh perilaku toleransi antarumat beragama di lingkungan sekolah adalah...

  • A. Mengajak teman berbeda agama untuk berpindah keyakinan
  • B. Memberikan kesempatan dan ketenangan bagi teman berbeda agama untuk beribadah sesuai ajarannya
  • C. Melarang perayaan hari besar agama lain di sekolah
  • D. Hanya mau belajar bersama teman yang seagama
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Toleransi beragama diwujudkan dengan menghormati hak beribadah orang lain, menjaga ketenangan, dan tidak memaksakan keyakinan pribadi.

Soal 5

Tradisi gotong royong memindahkan rumah kayu panggung secara bersama-sama oleh warga masyarakat di Sulawesi Selatan dikenal dengan nama...

  • A. Marakka' Bola
  • B. Rambu Solo'
  • C. Ngaben
  • D. Grebeg Maulud
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Marakka' Bola (Mappalette Bola) adalah kearifan lokal suku Bugis/Makassar dalam memindahkan rumah panggung secara bergotong royong oleh ratusan warga.

Petunjuk penggunaan berkas

Setelah mengunduh berkas perangkat ajar, ikuti langkah berikut untuk menggunakannya secara optimal:

  1. Buka dokumen menggunakan Microsoft Word, Google Docs, atau LibreOffice.
  2. Sesuaikan identitas satuan pendidikan, nama guru pengampu, NIP, serta alokasi waktu kelas.
  3. Cetak instrumen asesmen atau bagikan lembar kerja (LKPD) kepada peserta didik.

Bahan ajar Pendidikan Pancasila lainnya

  • Aku Cinta Pancasila

    Pendidikan Pancasila SD Kelas 1 · Semester 1

  • Aku Patuh pada Aturan

    Pendidikan Pancasila SD Kelas 1 · Semester 1

  • Mengenal Identitas Diri dan Keberagaman

    Pendidikan Pancasila SD Kelas 1 · Semester 2