Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 7 SMP: Berkelana di Dunia Imajinasi (Bab 2)

Pembelajaran menelaah puisi rakyat (pantun, gurindam, syair), struktur cerita fantasi (orientasi, komplikasi, resolusi), unsur intrinsik cerita (alur, tokoh, latar, amanat), dan penulisan cerita fantasi orisinal.

Capaian dan tujuan pembelajaran

  • Peserta didik mampu mengidentifikasi karakteristik dan nilai moral dalam pantun, gurindam, dan syair.
  • Peserta didik mampu menganalisis unsur intrinsik dan struktur teks cerita fantasi.
  • Peserta didik mampu menulis cerita fantasi dengan menghadirkan tokoh unik dan alur imajinatif yang runtut.

Materi pokok & uraian konsep pembelajaran

Puisi rakyat merupakan warisan sastra lisan tradisional Nusantara yang sarat nilai luhur budi pekerti. Pantun terikat pola rima a-b-a-b dengan sampiran dan isi, gurindam terdiri atas dua baris sebab-akibat berima a-a, dan syair memuat empat baris isi berima a-a-a-a yang menyampaikan nasihat atau kisah filosofis.

Cerita fantasi adalah teks naratif fiksi yang dibangun atas dasar imajinasi bebas penulis dengan memasukkan unsur keajaiban, kekuatan supranatural, atau latar lintas ruang dan waktu yang melampaui batas realitas logis.

Struktur cerita fantasi mengikuti alur orientasi (pengenalan tokoh dan latar), komplikasi (kemunculan konflik keajaiban), dan resolusi (penyelesaian masalah). Menulis cerita fantasi mengasah daya kreativitas, empati, dan pengolahan alur peristiwa.

Peta subtopik bahasan

  • Mengenal Ciri dan Struktur Puisi Rakyat

    Membedakan bait, larik, rima, dan struktur pantun, syair, serta gurindam.

  • Unsur Intrinsik Cerita Fantasi

    Menelaah penokohan protagonis/antagonis, alur maju/mundur, latar lintas waktu, dan amanat.

  • Struktur Narasi Cerita Fantasi

    Menganalisis bagian orientasi, komplikasi peristiwa ajaib, dan resolusi cerita.

  • Menulis Cerita Fantasi Orisinal

    Mengembangkan ide tokoh berkekuatan khusus dan peristiwa ajaib menjadi cerita naratif utuh.

Istilah kunci dan glosarium

Puisi Rakyat
Puisi tradisional warisan leluhur yang terikat aturan bait, jumlah baris, suku kata, dan pola rima.
Gurindam
Puisi rakyat dua baris per bait dengan rima a-a, di mana baris pertama berisi syarat/soal dan baris kedua berisi jawaban/akibat.
Cerita Fantasi
Karya narasi fiksi yang memuat unsur keajaiban, kemustahilan, atau keanehan di luar logika dunia nyata.
Orientasi
Tahap awal cerita naratif yang memperkenalkan tokoh utama, watak, latar tempat, dan suasana awal.
Resolusi
Tahap akhir cerita yang memuat penyelesaian dari konflik utama yang dihadapi para tokoh.

Instrumen asesmen formatif & contoh soal pembelajaran

5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.

Soal 1

Ciri khas puisi rakyat jenis pantun yang membedakannya dari syair adalah...

  • A. Seluruh baris merupakan isi nasihat
  • B. Memiliki sampiran pada baris 1-2 dan isi pada baris 3-4 dengan rima a-b-a-b
  • C. Terdiri atas dua baris dengan rima akhir a-a
  • D. Tidak terikat jumlah suku kata per baris
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Pantun memiliki pola tetap: 4 baris per bait, bersajak a-b-a-b, baris 1 dan 2 sebagai sampiran pembayang, serta baris 3 dan 4 merupakan isi maksud.

Soal 2

Perhatikan gurindam berikut: 'Kurang pikir kurang siasat, / Tentu dirimu kelak tersesat.' Pesan moral yang terkandung dalam gurindam tersebut adalah...

  • A. Jangan bepergian tanpa membawa peta
  • B. Berhati-hatilah dan berpikirlah matang sebelum bertindak agar tidak menyesal
  • C. Selalu bertanya kepada orang tua saat di jalan
  • D. Jangan ragu mengambil keputusan secara cepat
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Gurindam ini menasihati pembaca agar selalu mempertimbangkan segala hal secara matang (kurang pikir dan siasat) agar terhindar dari kesesatan atau penyesalan hidup.

Soal 3

Ciri utama yang membedakan cerita fantasi dari cerita realis adalah...

  • A. Adanya konflik antartokoh manusia biasa
  • B. Menggunakan sudut pandang orang pertama
  • C. Memuat peristiwa ajaib, mantra sihir, atau tokoh berkekuatan luar biasa yang tidak ada di dunia nyata
  • D. Memiliki latar tempat di lingkungan perkotaan
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan C

Pembahasan: Keberadaan peristiwa supranatural, sihir, keajaiban, atau tokoh dengan kekuatan magis yang melampaui logika realitas adalah ciri hakiki cerita fantasi.

Soal 4

Bagian cerita fantasi saat tokoh utama menemukan portal lorong waktu rahasia dan mulai berhadapan dengan monster penjaga dimensi adalah bagian...

  • A. Orientasi
  • B. Komplikasi
  • C. Resolusi
  • D. Koda
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Komplikasi dimulai saat masalah atau tantangan magis mulai muncul dan berkembang memuncak menjadi puncak konflik cerita.

Soal 5

Jenis cerita fantasi yang latarnya menggabungkan dunia masa kini dengan dimensi kerajaan masa lalu di planet lain dikategorikan sebagai cerita fantasi...

  • A. Fantasi sezaman
  • B. Fantasi total
  • C. Fantasi lintas waktu
  • D. Fantasi ilmiah murni
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan C

Pembahasan: Cerita fantasi lintas waktu menggunakan dua atau lebih dimensi waktu yang berbeda (misalnya masa kini dan masa lampau/masa depan) dalam jalinan peristiwanya.

Petunjuk penggunaan berkas

Setelah mengunduh berkas perangkat ajar, ikuti langkah berikut untuk menggunakannya secara optimal:

  1. Buka dokumen menggunakan Microsoft Word, Google Docs, atau LibreOffice.
  2. Sesuaikan identitas satuan pendidikan, nama guru pengampu, NIP, serta alokasi waktu kelas.
  3. Cetak instrumen asesmen atau bagikan lembar kerja (LKPD) kepada peserta didik.

Bahan ajar Bahasa Indonesia lainnya

  • Bunyi Apa?

    Bahasa Indonesia SD Kelas 1 · Semester 1

  • Ayo Bermain!

    Bahasa Indonesia SD Kelas 1 · Semester 1

  • Awas Kuman!

    Bahasa Indonesia SD Kelas 1 · Semester 1