Modul Ajar Geografi Kelas 11 SMA: Ketahanan Pangan, Industri, dan Energi Baru Terbarukan (Bab 4)
Pilar ketahanan pangan nasional (ketersediaan, aksesibilitas, pemanfaatan, stabilitas), potensi agroindustri dan marikultur, diversifikasi pangan lokal (sagu, sorgum, singkong), serta transisi menuju Energi Baru Terbarukan (EBT: tenaga surya PLTS, tenaga angin PLTB, panas bumi PLTP, biomassa, dan mikrohidro).
Capaian dan tujuan pembelajaran
Peserta didik mampu menganalisis pilar ketahanan pangan dan potensi diversifikasi pangan lokal Indonesia.
Peserta didik mampu mengidentifikasi potensi bahan baku industri dan strategi hilirisasi komoditas.
Peserta didik mampu memetakan potensi dan pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia.
Materi pokok & uraian konsep pembelajaran
Ketahanan pangan (*Food Security*) terwujud apabila seluruh warga negara pada setiap saat memiliki akses fisik dan ekonomi terhadap pangan yang cukup, aman, dan bergizi untuk hidup sehat dan aktif. Indonesia menghadapi tantangan konversi lahan sawah produktif dan ketergantungan impor beras, yang mendorong pentingnya program diversifikasi pangan berbasis komoditas lokal seperti sagu Papua, ubi jalar, jagung, dan sorgum.
Potensi bahan baku industri manufaktur dan agroindustri didukung oleh kekayaan kelapa sawit, kakao, karet, dan perikanan laut. Hilirisasi industri (*industrial downstreaming*) dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas mentah sebelum diekspor ke mancanegara.
Transisi energi menuju Energi Baru dan Terbarukan (EBT) menjadi keharusan mendesak guna mencapai target *Net Zero Emissions 2060*. Indonesia memiliki modal potensi energi bersih raksasa: energi panas bumi (*geotermal* terbesar ke-2 dunia), energi surya fotovoltaik terapung, tenaga bayu/angin (PLTB Sidrap), pembangkit mikrohidro, dan energi nabati biofuel biodiesel (B35/B40).
Peta subtopik bahasan
Empat Pilar Ketahanan Pangan Nasional dan Diversifikasi Pangan Lokal
Menelaah ketersediaan pangan, aksesibilitas fisik-finansial, utilisasi gizi, dan stabilitas pasokan.
Potensi Agroindustri, Marikultur, dan Hilirisasi Industri
Menganalisis pengolahan kelapa sawit, pengalengan ikan tuna, dan pabrik pengolahan bauksit/nikel.
Sebaran dan Potensi Energi Panas Bumi (Geotermal) dan Mikrohidro
Memetakan PLTP Kamojang, Dieng, Wayang Windu, dan pemanfaatan debit air sungai pegunungan.
Pengembangan Energi Surya (PLTS), Tenaga Angin (PLTB), dan Biofuel
Menganalisis PLTS terapung Cirata, PLTB Sidrap/Jeneponto, dan mandatori biodiesel sawit.
Istilah kunci dan glosarium
Ketahanan Pangan (Food Security)
Kondisi terpenuhinya pangan bagi negara sampai dengan perseorangan, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, bermutu, aman, beragam, dan terjangkau.
Diversifikasi Pangan
Upaya menganekaragamkan pola konsumsi pangan masyarakat agar tidak terpaku pada satu jenis makanan pokok (beras) semata.
Energi Baru Terbarukan (EBT)
Sumber energi ramah lingkungan yang berasal dari proses alam berkelanjutan yang tidak akan habis (seperti surya, angin, panas bumi, air, dan biomassa).
Hilirisasi Industri
Strategi pengolahan bahan mentah tambang atau pertanian di dalam negeri menjadi produk setengah jadi atau jadi bernilai ekonomi tinggi.
Biodiesel (Biofuel)
Bahan bakar nabati cair terbarukan yang diproduksi dari minyak nabati (seperti minyak kelapa sawit mentah / CPO) sebagai pengganti solar fosil.
5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.
Soal 1
Pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) komersial skala besar pertama di Indonesia yang memanfaatkan hembusan angin kencang beroperasi di daerah...
A. Sidrap dan Jeneponto (Sulawesi Selatan)
B. Cirata (Jawa Barat)
C. Kamojang (Garut)
D. Paiton (Jawa Timur)
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A
Pembahasan: PLTB Sidrap dan PLTB Jeneponto di Sulawesi Selatan memanfaatkan potensi angin pesisir untuk membangkitkan listrik bersih puluhan megawatt.
Soal 2
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung terbesar di kawasan Asia Tenggara yang memanfaatkan permukaan waduk bendungan air di Indonesia adalah...
A. PLTS Terapung Cirata (Jawa Barat)
B. PLTS Karangasem (Bali)
C. PLTS Likupang (Sulawesi Utara)
D. PLTS Pulau Morotai
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A
Pembahasan: PLTS Terapung Cirata diresmikan dengan kapasitas 192 MWp dan menjadi PLTS terapung terbesar di Asia Tenggara.
Soal 3
Program penganekaragaman konsumsi makanan pokok masyarakat dengan mengembangkan pangan lokal seperti sagu di Maluku/Papua dan sorgum di NTT bertujuan untuk...
A. Memperkuat ketahanan pangan nasional dan mengurangi ketergantungan impor beras gandum
B. Menghilangkan seluruh sawah padi di Indonesia
C. Memaksa masyarakat hanya makan ubi selamanya
D. Menurunkan nilai gizi masyarakat
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A
Pembahasan: Diversifikasi pangan lokal mengurangi kerentanan krisis beras dan memaksimalkan keunggulan komoditas lokal tropis.
Soal 4
Kebijakan pemerintah yang mewajibkan pengolahan bijih nikel dan bauksit mentah melalui fasilitas smelter di dalam negeri sebelum diekspor disebut kebijakan...
A. Hilirisasi industri
B. Eksploitasi mentah
C. Monopoli impor
D. Privatisasi total
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A
Pembahasan: Hilirisasi meningkatkan nilai tambah komoditas mineral berlipat ganda, menciptakan lapangan kerja, dan penerimaan pajak.
Soal 5
Keunggulan utama pemanfaatan energi panas bumi (geotermal) di Indonesia dibandingkan dengan pembangkit batu bara adalah...
A. Merupakan energi terbarukan yang menghasilkan emisi gas rumah kaca sangat rendah dan tidak bergantung pada cuaca
B. Peralatan mesinnya dapat dibeli di pasar swalayan biasa
C. Dapat dipindahkan ke mana saja dengan truk
D. Tidak memerlukan air sama sekali
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A
Pembahasan: Energi geotermal ramah lingkungan, beroperasi stabil (*baseload power*) 24 jam tanpa dipengaruhi fluktuasi cuaca.
Instrumen evaluasi lengkap, lembar kerja peserta didik (LKPD), dan rubrik penilaian sumatif tersedia di dalam paket berkas perangkat ajar di bawah ini.