Modul Ajar Geografi Kelas 11 SMA: Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkelanjutan (Bab 3)

Klasifikasi sumber daya alam (berdasarkan sifat pembaruan, materi, dan lokasi), potensi sumber daya kehutanan, pertambangan minerba/migas, kelautan, dan pariwisata, prinsip eko-efisiensi dan etika lingkungan, serta Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Capaian dan tujuan pembelajaran

  • Peserta didik mampu menganalisis klasifikasi dan potensi sebaran sumber daya alam di Indonesia.
  • Peserta didik mampu menerapkan prinsip eko-efisiensi dan pembangunan berkelanjutan dalam pengelolaan SDA.
  • Peserta didik mampu mengevaluasi fungsi dokumen AMDAL dan konsep ekowisata berbasis komunitas.

Materi pokok & uraian konsep pembelajaran

Sumber Daya Alam (SDA) merupakan segala unsur hayati dan non-hayati di lingkungan geosfer yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia dan meningkatkan kesejahteraan nasional. Berdasarkan daya peremajaannya, SDA dibedakan menjadi SDA Terbarukan (*Renewable Resources* seperti hutan, tanah, air, perikanan) dan SDA Tak Terbarukan (*Non-renewable Resources* seperti minyak bumi, batu bara, gas alam, dan mineral logam).

Eksploitasi sumber daya tambang dan pembukaan lahan hutan yang tidak terkontrol memicu degradasi lingkungan hidup, kepunahan spesies, serta bencana tanah longsor dan banjir. Oleh karena itu, paradigma pembangunan berkelanjutan (*Sustainable Development*) mewajibkan penerapan prinsip Eko-Efisiensi: memanfaatkan SDA secara hemat, meminimalkan limbah, dan melestarikan daya dukung lingkungan bagi generasi mendatang.

Pemerintah mewajibkan instrumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) sebagai studi kelayakan ekologis sebelum suatu proyek industri/pembangunan skala besar diizinkan beroperasi, memastikan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dengan perlindungan biosfer.

Peta subtopik bahasan

  • Klasifikasi dan Potensi Sumber Daya Alam Indonesia

    Menelaah persebaran komoditas tambang nikel, tembaga, batu bara, hutan tropis, dan perikanan tangkap.

  • Prinsip Eko-Efisiensi dan Etika Lingkungan Pengelolaan SDA

    Menganalisis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), tebang pilih tanam kembali, dan rehabilitasi tambang.

  • Instrumen AMDAL dalam Pembangunan Berkelanjutan

    Menganalisis dokumen KA-ANDAL, RKL, dan RPL dalam mitigasi dampak pencemaran proyek industri.

  • Pengembangan Potensi Pariwisata Berkelanjutan (Ekowisata)

    Merancang model desa wisata berbasis kelestarian alam, cagar budaya, dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Istilah kunci dan glosarium

Pembangunan Berkelanjutan
Pembangunan yang memenuhi kebutuhan generasi masa kini tanpa mengorbankan hak dan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka.
Prinsip Eko-Efisiensi
Prinsip pemanfaatan sumber daya alam yang memaksimalkan efisiensi produksi dengan meminimalkan penggunaan bahan baku, energi, dan emisi limbah perusak lingkungan.
AMDAL
Kajian mengenai dampak penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan izin usaha.
SDA Non-Renewable
Sumber daya alam yang memiliki jumlah cadangan fisik terbatas di kerak bumi dan proses pembentukannya membutuhkan waktu geologis jutaan tahun.
Ekowisata (Ecotourism)
Bentuk kegiatan wisata alam yang bertanggung jawab dengan menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

Instrumen asesmen formatif & contoh soal pembelajaran

5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.

Soal 1

Prinsip pengelolaan sumber daya alam yang menekankan efisiensi penggunaan bahan baku, penghematan energi, dan pencegahan polusi limbah guna menjaga kelestarian lingkungan disebut prinsip...

  • A. Eko-Efisiensi
  • B. Eksploitasi Maksimal
  • C. Konsumsi Bebas Tanpa Batas
  • D. Kolonisasi Sektor
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Eko-efisiensi menggabungkan efisiensi ekonomis dengan tanggung jawab pelestarian ekologis lingkungan.

Soal 2

Studi kelayakan lingkungan hidup yang diwajibkan oleh undang-undang sebelum sebuah perusahaan pertambangan atau pabrik semen mulai beroperasi disebut...

  • A. AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan)
  • B. NPWP Perusahaan
  • C. Sensus Penduduk
  • D. Laporan Audit Keuangan
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: AMDAL mengevaluasi dampak lingkungan, sosial, dan kesehatan masyarakat dari suatu rencana proyek industri besar.

Soal 3

Indonesia memiliki cadangan tambang mineral logam strategis terbesar di dunia yang menjadi bahan baku utama pembuatan baterai kendaraan listrik (EV), yaitu tambang...

  • A. Nikel
  • B. Batu bara bitumen
  • C. Emas aluvial
  • D. Pasir kuarsa
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Indonesia menguasai cadangan nikel terbesar dunia (terutama di Sulawesi dan Maluku Utara) yang sangat krusial bagi industri baterai global.

Soal 4

Langkah pemulihan dan penataan kembali lahan bekas tambang yang berlubang agar kembali produktif dan aman bagi lingkungan disebut...

  • A. Reklamasi dan revegetasi lahan pascatambang
  • B. Penebangan liar lanjutan
  • C. Pembakaran sampah terbuka
  • D. Pengeringan danau alami
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Reklamasi pascatambang menutup lubang galian dan menanami kembali tanah dengan pohon penutup (*revegetasi*).

Soal 5

Penerapan sistem 'Tebang Pilih Tanam Indonesia' (TPTI) dalam pemanfaatan sumber daya hutan bertujuan untuk...

  • A. Hanya menebang pohon yang memenuhi syarat diameter tertentu dan menanam bibit baru agar kelestarian hutan tetap terjaga secara lestari
  • B. Membabat habis seluruh isi hutan dalam satu hari
  • C. Mengganti seluruh hutan alam menjadi perkebunan kelapa sawit
  • D. Menolak penanaman pohon pengganti
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: TPTI menjamin peremajaan hutan secara berkesinambungan dengan hanya menebang pohon matang tebang dan menanam bibit baru.

Petunjuk penggunaan berkas

Setelah mengunduh berkas perangkat ajar, ikuti langkah berikut untuk menggunakannya secara optimal:

  1. Buka dokumen menggunakan Microsoft Word, Google Docs, atau LibreOffice.
  2. Sesuaikan identitas satuan pendidikan, nama guru pengampu, NIP, serta alokasi waktu kelas.
  3. Cetak instrumen asesmen atau bagikan lembar kerja (LKPD) kepada peserta didik.

Bahan ajar Geografi lainnya

  • Konsep Dasar, Objek Studi, Prinsip, dan Pendekatan Geografi

    Geografi SMA Kelas 10 · Semester 1

  • Pemetaan, Penginderaan Jauh, dan Sistem Informasi Geografis

    Geografi SMA Kelas 10 · Semester 1

  • Dinamika Litosfer dan Dampaknya terhadap Kehidupan

    Geografi SMA Kelas 10 · Semester 2