Modul Ajar Geografi Kelas 11 SMA: Keanekaragaman Hayati dan Bioma Global (Bab 2)

Faktor edafik, klimatik, geomorfologis, dan biotik dalam persebaran flora-fauna, karakteristik bioma dunia (Tundra, Taiga, Hutan Hujan Tropis, Hutan Gugur, Sabana, Stepa, Gurun), pembagian wilayah fauna Indonesia (Zona Asiatis, Peralihan Wallacea, Australis yang dibatasi Garis Wallace dan Garis Weber), serta kawasan konservasi in-situ dan ex-situ.

Capaian dan tujuan pembelajaran

  • Peserta didik mampu menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi persebaran flora dan fauna di biosfer.
  • Peserta didik mampu mengidentifikasi karakteristik bioma daratan global dan persebaran fauna dunia.
  • Peserta didik mampu memetakan fauna Indonesia berdasarkan Garis Wallace-Weber serta merumuskan upaya konservasi.

Materi pokok & uraian konsep pembelajaran

Keanekaragaman hayati (*biodiversity*) mencakup keanekaragaman gen, spesies, dan ekosistem di bumi. Pola persebaran flora dan fauna di permukaan bumi dipengaruhi oleh faktor klimatik (suhu, curah hujan, kelembapan, angin), faktor edafik (kesuburan tanah, tekstur, pH), faktor fisiografis (ketinggian dan kemiringan lereng), serta faktor biotik (peran manusia dan hewan).

Di tingkat global, biosfer terbagi ke dalam bioma daratan utama: dari bioma Tundra lumut di lingkar kutub beku, Taiga konifer beriklim boreal, Hutan Hujan Tropis yang memiliki stratifikasi kanopi rapat dan megabiodiversitas, Sabana padang rumput bersemak, Stepa, hingga Gurun pasir xerofit.

Indonesia memiliki keunikan biogeografi yang terbagi menjadi tiga zona faunistik: Zona Asiatis/Dangkalan Sunda (mamalia besar seperti gajah, harimau, badak), Zona Peralihan/Wallacea (fauna endemik langka seperti anoa, komodo, babirusa, burung maleo), dan Zona Australis/Dangkalan Sahul (hewan berkantung kuskus, kanguru pohon, cendrawasih). Upaya pelestarian dilakukan melalui cagar alam, suaka margasatwa, dan taman nasional.

Peta subtopik bahasan

  • Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Persebaran Flora dan Fauna

    Menganalisis pengaruh iklim, jenis tanah edafik, relief topografi, dan aktivitas manusia.

  • Karakteristik dan Sebaran Bioma Daratan Global

    Membedakan ciri adaptasi vegetasi dan hewan pada bioma Tundra, Taiga, Hutan Tropis, Sabana, dan Gurun.

  • Pola Persebaran Fauna Indonesia (Garis Wallace, Weber, dan Lydekker)

    Menelaah zona fauna Asiatis oriental, kawasan endemik Wallacea, dan fauna tipe Australasia.

  • Upaya Konservasi Hayati dan Pemanfaatan Sumber Daya Nabati/Hewani

    Membedakan kawasan suaka alam in-situ (Taman Nasional) dan pelestarian ex-situ (Kebun Raya, Taman Safari).

Istilah kunci dan glosarium

Bioma
Ekosistem daratan berskala regional luas yang dicirikan oleh tipe vegetasi klimaks dominan dan hewan yang beradaptasi dengan kondisi iklim tertentu.
Garis Wallace
Garis khayal biogeografi yang memisahkan wilayah fauna tipe Asiatis (Sumatra, Jawa, Kalimantan, Bali) dengan wilayah fauna tipe Peralihan (Sulawesi, Nusa Tenggara).
Garis Weber
Garis batas biogeografi yang memisahkan wilayah fauna tipe Peralihan dengan wilayah fauna tipe Australis (Papua dan Maluku).
Kawasan Wallacea
Zona biogeografi unik di Indonesia bagian tengah yang kaya akan spesies fauna endemik yang tidak ditemukan di belahan bumi lain.
Konservasi In-Situ
Metode pelestarian keanekaragaman hayati flora dan fauna di dalam habitat alami aslinya (contoh: Taman Nasional Ujung Kulon).

Instrumen asesmen formatif & contoh soal pembelajaran

5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.

Soal 1

Jenis fauna khas endemik yang hanya dapat ditemukan di kawasan peralihan (Wallacea) Indonesia adalah...

  • A. Komodo, Anoa, Babirusa, dan Burung Maleo
  • B. Gajah Sumatra, Harimau, dan Orangutan
  • C. Burung Cendrawasih dan Kanguru Pohon
  • D. Beruang Kutub dan Pinguin
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Komodo (NTT), anoa dan babirusa (Sulawesi), serta burung maleo merupakan fauna endemik asli zona peralihan Wallacea.

Soal 2

Bioma daratan yang dicirikan oleh vegetasi padang rumput luas yang diselingi oleh pohon-pohon atau semak yang tumbuh menyebar dan memiliki curah hujan sedang musiman disebut...

  • A. Bioma Sabana
  • B. Bioma Hutan Hujan Tropis
  • C. Bioma Tundra
  • D. Bioma Taiga Konifer
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Sabana adalah padang rumput berseling pepohonan (seperti di NTT/Afrika), sedangkan stepa adalah padang rumput murni tanpa pepohonan.

Soal 3

Garis khayal yang membatasi persebaran fauna tipe Asiatis di Indonesia bagian barat dengan fauna tipe Peralihan di wilayah tengah adalah...

  • A. Garis Wallace
  • B. Garis Weber
  • C. Garis Lydekker
  • D. Garis Khatulistiwa
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Garis Wallace membelah Selat Makassar hingga Selat Lombok membatasi fauna Sundaland (Asiatis) dengan Wallacea.

Soal 4

Pelestarian badak bercula satu di Taman Nasional Ujung Kulon Banten tergolong dalam metode konservasi...

  • A. Konservasi In-Situ (di dalam habitat asli)
  • B. Konservasi Ex-Situ (di luar habitat asli)
  • C. Koleksi museum spesimen
  • D. Domestikasi peternakan komersial
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: In-situ adalah pelestarian satwa liar langsung di ekosistem habitat aslinya guna menjamin kelangsungan perkembangbiakan alami.

Soal 5

Faktor 'Edafik' yang mempengaruhi keberagaman flora di suatu wilayah meliputi...

  • A. Kandungan unsur hara, tekstur tanah, tingkat keasaman (pH), dan porositas tanah
  • B. Suhu udara dan kecepatan angin semata
  • C. Tinggi rendahnya letak permukaan lereng bukit
  • D. Banyaknya predator pemangsa serangga
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Faktor edafik berkaitan langsung dengan sifat fisik, kimiawi, dan biologis tanah sebagai media tumbuh perakaran tanaman.

Petunjuk penggunaan berkas

Setelah mengunduh berkas perangkat ajar, ikuti langkah berikut untuk menggunakannya secara optimal:

  1. Buka dokumen menggunakan Microsoft Word, Google Docs, atau LibreOffice.
  2. Sesuaikan identitas satuan pendidikan, nama guru pengampu, NIP, serta alokasi waktu kelas.
  3. Cetak instrumen asesmen atau bagikan lembar kerja (LKPD) kepada peserta didik.

Bahan ajar Geografi lainnya

  • Konsep Dasar, Objek Studi, Prinsip, dan Pendekatan Geografi

    Geografi SMA Kelas 10 · Semester 1

  • Pemetaan, Penginderaan Jauh, dan Sistem Informasi Geografis

    Geografi SMA Kelas 10 · Semester 1

  • Dinamika Litosfer dan Dampaknya terhadap Kehidupan

    Geografi SMA Kelas 10 · Semester 2