Modul Ajar Fisika Kelas 11 SMA: Dinamika Rotasi dan Kesetimbangan Benda Tegar (Bab 2)

Momen gaya (torsi $\tau$), momen inersia ($I$), Hukum II Newton untuk gerak rotasi ($\Sigma\tau = I\alpha$), momentum sudut ($L = I\omega$) dan hukum kekekalannya, energi kinetik menggelinding, serta syarat kesetimbangan statis benda tegar.

Capaian dan tujuan pembelajaran

  • Peserta didik mampu menganalisis pengaruh momen gaya dan momen inersia terhadap percepatan sudut rotasi.
  • Peserta didik mampu menerapkan hukum kekekalan momentum sudut dan konsep energi pada gerak menggelinding.
  • Peserta didik mampu merumuskan syarat kesetimbangan statis benda tegar dan menentukan titik berat sistem.

Materi pokok & uraian konsep pembelajaran

Dinamika rotasi mengkaji penyebab gerak putar pada benda tegar. Momen gaya atau torsi ($\vec{\tau} = \vec{r} \times \vec{F}$) merupakan analogi rotasi dari gaya linear, yang mengukur kecenderungan gaya untuk memutar benda terhadap sumbu putar porosnya.

Momen inersia ($I = \Sigma m_i r_i^2$) mengukur kelembaman benda untuk mempertahankan status rotasinya, yang bergantung pada massa dan distribusi geometri massa terhadap sumbu rotasi (Teorema Sumbu Sejajar: $I = I_{pm} + md^2$). Hukum II Newton untuk gerak rotasi dirumuskan $\Sigma\tau = I\alpha$.

Benda yang menggelinding murni tanpa slip menggabungkan energi kinetik translasi dan rotasi ($E_k = \frac{1}{2}mv^2 + \frac{1}{2}I\omega^2$). Kesetimbangan benda tegar tercapai apabila resultan gaya nol ($\Sigma F_x = 0, \Sigma F_y = 0$) dan resultan momen gaya nol ($\Sigma\tau = 0$).

Peta subtopik bahasan

  • Momen Gaya (Torsi) dan Lengan Momen

    Menghitung resultan torsi dengan memperhatikan aturan tangan kanan dan sudut tegak lurus.

  • Momen Inersia Berbagai Bentuk Benda Tegar dan Teorema Sumbu Sejajar

    Menentukan momen inersia silinder pejal ($I = \frac{1}{2}MR^2$), bola pejal ($I = \frac{2}{5}MR^2$), dan batang silinder.

  • Hukum Kekekalan Momentum Sudut dan Gerak Menggelinding Murni

    Menganalisis penari balet berputar ($I_1\omega_1 = I_2\omega_2$) dan percepatan silinder menggelinding pada bidang miring.

  • Kesetimbangan Benda Tegar dan Penentuan Koordinat Titik Berat

    Menyelesaikan sistem tangga bersandar di dinding licin dan titik berat bangun komposit 2D/3D.

Istilah kunci dan glosarium

Torsi (Momen Gaya)
Hasil kali silang antara vektor lengan posisi dari poros dengan vektor gaya yang bekerja: $\tau = r F \sin\theta$ (satuan N.m).
Momen Inersia
Ukuran kelembaman benda tegar terhadap perubahan kecepatan sudut putarnya yang bergantung pada distribusi massa.
Momentum Sudut ($L$)
Besaran vektor ukuran gerak rotasi benda yang dirumuskan $L = I\omega$, yang nilainya kekal jika torsi eksternal total sama dengan nol.
Menggelinding Murni
Kombinasi gerak translasi pusat massa dan gerak rotasi terhadap pusat massa di mana titik sentuh benda dengan lantai tidak mengalami slip ($v = \omega R$).
Titik Berat
Titik tangkap resultan seluruh gaya berat elemen massa penyusun benda tegar di dalam medan gravitasi.

Instrumen asesmen formatif & contoh soal pembelajaran

5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.

Soal 1

Sebuah silinder pejal bermassa $M = 4\text{ kg}$ dan jari-jari $R = 0.2\text{ m}$ ($I = \frac{1}{2}MR^2$) ditarik dengan gaya tangensial $F = 20\text{ N}$ pada tepinya. Percepatan sudut silinder tersebut adalah...

  • A. $25\text{ rad/s}^2$
  • B. $50\text{ rad/s}^2$
  • C. $10\text{ rad/s}^2$
  • D. $100\text{ rad/s}^2$
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Torsi $\tau = F \cdot R = 20 \times 0.2 = 4\text{ N.m}$. Momen inersia $I = \frac{1}{2}(4)(0.2)^2 = 2(0.04) = 0.08\text{ kg.m}^2$. Percepatan sudut $\alpha = \frac{\tau}{I} = \frac{4}{0.08} = 50\text{ rad/s}^2$. (Pilihan B: 50 rad/s², Opsi A diset $50\text{ rad/s}^2$).

Soal 2

Seorang penari balet berputar dengan kedua lengan terentang memiliki momen inersia $I_1 = 6\text{ kg.m}^2$ dan kecepatan sudut $\omega_1 = 2\text{ rad/s}$. Ketika ia merapatkan lengannya ke dada, momen inersianya mengecil menjadi $I_2 = 2\text{ kg.m}^2$. Kecepatan sudut putar penari sekarang adalah...

  • A. $6\text{ rad/s}$
  • B. $4\text{ rad/s}$
  • C. $8\text{ rad/s}$
  • D. $12\text{ rad/s}$
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Hukum Kekekalan Momentum Sudut: $I_1 \omega_1 = I_2 \omega_2 \rightarrow 6 \times 2 = 2 \times \omega_2 \rightarrow \omega_2 = \frac{12}{2} = 6\text{ rad/s}$.

Soal 3

Percepatan linear ($a$) dari sebuah bola pejal ($I = \frac{2}{5}mR^2$) yang menggelinding murni menuruni bidang miring dengan sudut kemiringan $\theta$ adalah...

  • A. $a = \frac{5}{7}g\sin\theta$
  • B. $a = \frac{2}{3}g\sin\theta$
  • C. $a = \frac{1}{2}g\sin\theta$
  • D. $a = g\sin\theta$
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Pada bidang miring menggelinding murni: $a = \frac{g\sin\theta}{1 + k}$. Untuk bola pejal $k = \frac{2}{5}$, maka $a = \frac{g\sin\theta}{1 + 2/5} = \frac{g\sin\theta}{7/5} = \frac{5}{7}g\sin\theta$.

Soal 4

Dua syarat mutlak agar sebuah benda tegar berada dalam kondisi kesetimbangan statis sempurna adalah...

  • A. Resultan gaya total bernilai nol ($\Sigma\vec{F} = 0$) dan resultan torsi total terhadap poros sembarang bernilai nol ($\Sigma\vec{\tau} = 0$)
  • B. Massa benda harus bernilai sangat ringan
  • C. Benda harus bergerak dengan kecepatan konstan yang sangat tinggi
  • D. Tidak ada gaya gravitasi bumi sama sekali
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Kesetimbangan statis mensyaratkan tidak adanya percepatan translasi ($\Sigma F = 0$) dan tidak adanya percepatan rotasi ($\Sigma\tau = 0$).

Soal 5

Gaya sebesar $F = 50\text{ N}$ bekerja tegak lurus pada ujung kunci pas yang memiliki panjang gagang $25\text{ cm}$ ($0.25\text{ m}$). Besar momen gaya (torsi) yang memutar baut adalah...

  • A. $12.5\text{ N.m}$
  • B. $25.0\text{ N.m}$
  • C. $200\text{ N.m}$
  • D. $2.5\text{ N.m}$
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: $\tau = F \cdot r \cdot \sin 90^\circ = 50 \times 0.25 \times 1 = 12.5\text{ N.m}$.

Petunjuk penggunaan berkas

Setelah mengunduh berkas perangkat ajar, ikuti langkah berikut untuk menggunakannya secara optimal:

  1. Buka dokumen menggunakan Microsoft Word, Google Docs, atau LibreOffice.
  2. Sesuaikan identitas satuan pendidikan, nama guru pengampu, NIP, serta alokasi waktu kelas.
  3. Cetak instrumen asesmen atau bagikan lembar kerja (LKPD) kepada peserta didik.

Bahan ajar Fisika lainnya

  • Pengukuran Besaran Fisika dan Ketidakpastian

    Fisika SMA Kelas 10 · Semester 1

  • Kinematika Gerak Lurus

    Fisika SMA Kelas 10 · Semester 1

  • Dinamika Gerak dan Hukum-Hukum Newton

    Fisika SMA Kelas 10 · Semester 1