Modul Ajar PJOK Kelas 3 SD: Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekolah dan Rumah (Bab 7)

Materi pemilahan jenis sampah (organik, anorganik, B3), merawat ventilasi dan saluran sanitasi air, serta pembiasaan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Capaian dan tujuan pembelajaran

  • Peserta didik mampu mengklasifikasikan jenis-jenis sampah dan cara pembuangannya yang benar.
  • Peserta didik mampu menjelaskan manfaat menjaga kebersihan saluran drainase dan bak air.
  • Peserta didik mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam keseharian.

Materi pokok & uraian konsep pembelajaran

Kesehatan pribadi sangat dipengaruhi oleh kualitas kebersihan lingkungan di sekitarnya. Lingkungan yang kotor dan lembap menjadi sarang kuman bakteri serta vektor pembawa penyakit seperti nyamuk dan lalat.

Peserta didik mempelajari pemilahan sampah organik (sisa makanan, daun) dan sampah anorganik (plastik, kaleng, botol), pentingnya sirkulasi udara bersih melalui ventilasi jendela, serta menguras bak penampungan air secara berkala (gerakan 3M Plus).

Pembelajaran ini menumbuhkan kesadaran ekologis dan membudayakan gotong royong memelihara keasrian ruang kelas dan pekarangan rumah.

Peta subtopik bahasan

  • Topik A: Pemilahan dan Pengelolaan Sampah Sehari-hari

    Membedakan sampah basah (organik) dan sampah kering (anorganik) pada tempat sampah terpisah.

  • Topik B: Menjaga Kebersihan Saluran Air dan Sanitasi

    Membersihkan selokan dan genangan air untuk memutus siklus jentik nyamuk Aedes aegypti.

  • Topik C: Praktik Penerapan PHBS di Lingkungan Sekolah

    Membiasakan mencuci tangan pakai sabun dan mengonsumsi jajanan kantin yang higienis.

Istilah kunci dan glosarium

PHBS
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yang dipraktikkan atas kesadaran pribadi untuk meningkatkan kesehatan diri dan keluarga.
Sampah Organik
Sampah yang berasal dari sisa makhluk hidup dan dapat terurai secara alami oleh tanah (daun, sayur, sisa buah).
Sampah Anorganik
Sampah yang berasal dari bahan non-hayati atau sintetis yang sulit terurai secara alami (plastik, kaleng, kaca).
Gerakan 3M Plus
Upaya pencegahan DBD: Menguras bak air, Menutup tempat penampungan air, dan Mengubur/mendaur ulang barang bekas.

Instrumen asesmen formatif & contoh soal pembelajaran

5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.

Soal 1

Sampah berupa daun-daun kering yang gugur di halaman sekolah termasuk jenis sampah...

  • A. Anorganik
  • B. Organik (dapat membusuk/terurai)
  • C. Logam berat
  • D. Berbahaya
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Daun kering berasal dari tumbuhan alami sehingga mudah diolah menjadi kompos (organik).

Soal 2

Tempat yang paling disukai oleh nyamuk Aedes aegypti pembawa penyakit demam berdarah untuk berkembang biak adalah...

  • A. Air bersih yang tergenang di bak mandi, vas bunga, atau kaleng bekas
  • B. Air selokan yang kotor dan berlumpur
  • C. Tanah kering yang berpasir
  • D. Atap genteng yang panas
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Nyamuk Aedes aegypti bertelur dan menetas pada genangan air bersih yang tidak tertutup.

Soal 3

Tindakan mencuci tangan menggunakan sabun pada air mengalir sebelum makan bertujuan untuk...

  • A. Membuat tangan berbau wangi saja
  • B. Membunuh kuman dan bakteri berbahaya agar tidak masuk ke saluran pencernaan
  • C. Mendinginkan jari tangan
  • D. Menghabiskan sabun cuci
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Sabun merusak dinding lemak kuman penyakit dan air mengalir membilasnya hingga bersih.

Soal 4

Manfaat utama membuka jendela dan ventilasi kamar tidur setiap pagi hari adalah...

  • A. Membiarkan debu masuk sebanyak-banyaknya
  • B. Menjaga sirkulasi udara segar dan membiarkan sinar matahari masuk membunuh bakteri
  • C. Agar kamar menjadi sangat bising
  • D. Supaya dingin di malam hari
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Ventilasi alami menukar udara lembap dengan oksigen segar serta sinar UV matahari yang menyehatkan.

Soal 5

Contoh perilaku yang merusak kebersihan fasilitas sanitasi toilet sekolah adalah...

  • A. Menyiram kloset hingga bersih setelah buang air
  • B. Membuang sampah tisu atau bungkus jajanan ke dalam lubang kloset hingga tersumbat
  • C. Menutup kran air bak setelah penuh
  • D. Menjaga lantai toilet tetap kering
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Membuang benda padat ke kloset menyebabkan saluran pembuangan mampet dan kotor.

Petunjuk penggunaan berkas

Setelah mengunduh berkas perangkat ajar, ikuti langkah berikut untuk menggunakannya secara optimal:

  1. Buka dokumen menggunakan Microsoft Word, Google Docs, atau LibreOffice.
  2. Sesuaikan identitas satuan pendidikan, nama guru pengampu, NIP, serta alokasi waktu kelas.
  3. Cetak instrumen asesmen atau bagikan lembar kerja (LKPD) kepada peserta didik.

Bahan ajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) lainnya

  • Pola Gerak Dasar Lokomotor

    Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SD Kelas 1 · Semester 1

  • Pola Gerak Dasar Non-Lokomotor

    Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SD Kelas 1 · Semester 1

  • Pola Gerak Dasar Manipulatif

    Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SD Kelas 1 · Semester 1