Modul Ajar Seni Rupa Kelas 5 Bab 7: Merancang Karya Kriya Fungsional
Merancang dan memproduksi produk kriya fungsional (tempat pensil serbaguna, wadah tisu, celengan berhias) dengan memanfaatkan kombinasi bahan alam dan limbah rumah tangga terpakai.
Capaian dan tujuan pembelajaran
Mengidentifikasi kebutuhan fungsi pakai dan nilai keindahan pada produk kriya harian.
Merakit konstruksi benda 3D yang kokoh menggunakan teknik potong, rakit, dan tempel.
Menyelesaikan sentuhan akhir (finishing) permukaan karya dengan cat warna dan pelapis pelindung.
Materi pokok & uraian konsep pembelajaran
Bab Merancang Karya Kriya Fungsional melatih peserta didik kelas lima mengintegrasikan nilai fungsi praktis (*utility*), kekuatan konstruksi (*durability*), kenyamanan penggunaan (*ergonomics*), dan keindahan bentuk (*aesthetics*) dalam satu produk kriya terapan utuh.
Peserta didik mempelajari siklus perancangan desain: identifikasi kebutuhan masalah sehari-hari di rumah/kelas, pembuatan sketsa rancangan awal bertampak depan-samping, pemilihan material ramah lingkungan (kombinasi kayu stik es krim, kardus gelombang, kain perca, bambu, atau botol kaca), proses perakitan, dan pengujian fungsi produk.
Melalui proyek pembuatan lampu tidur hias hemat energi, rak gantung serbaguna, atau celengan mekanik otomatis, peserta didik mengembangkan pola pikir desain (*design thinking*), keterampilan rekayasa teknik sederhana, serta jiwa kewirausahaan kreatif sejak dini.
Peta subtopik bahasan
Topik A: Prinsip Desain Terapan: Form Follows Function (Bentuk Mengikuti Fungsi)
Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai prinsip desain terapan: form follows function (bentuk mengikuti fungsi).
Topik B: Konsep Ergonomi dan Keamanan Penggunaan Produk Kerajinan
Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai konsep ergonomi dan keamanan penggunaan produk kerajinan.
Topik C: Membuat Sketsa Rancangan Kerja dengan Skala Ukuran yang Jelas
Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai membuat sketsa rancangan kerja dengan skala ukuran yang jelas.
Topik D: Perakitan Bahan Kombinasi dan Pengujian Kekuatan Fungsi Benda Kriya
Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai perakitan bahan kombinasi dan pengujian kekuatan fungsi benda kriya.
Istilah kunci dan glosarium
Kriya Fungsional
Produk kerajinan tangan yang dirancang dengan tujuan utama untuk dipakai memenuhi kebutuhan praktis sehari-hari tanpa mengabaikan nilai keindahan.
Ergonomi
Ilmu kenyamanan dan keselarasan desain produk dengan postur tubuh manusia agar aman, nyaman, dan efisien saat digunakan.
Design Thinking
Pendekatan kreatif memecahkan masalah praktis melalui empati kebutuhan pengguna, pembuatan prototipe, dan pengujian produk.
Prototipe
Model contoh awal suatu produk yang dibuat untuk menguji fungsi dan konstruksi sebelum diproduksi secara utuh.
Konstruksi Sambungan
Teknik merekatkan atau mengunci dua bagian bahan yang berbeda agar kokoh dan tidak mudah patah saat dibebani.
5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.
Soal 1
Prinsip 'Form Follows Function' dalam merancang sebuah produk kriya terapan bermakna bahwa...
A. Bentuk barang harus dibuat serumit mungkin meski tidak bisa digunakan sama sekali
B. Bentuk dan tampilan luar suatu produk harus dirancang untuk mendukung kenyamanan dan kemudahan fungsinya bagi pemakai
C. Fungsi barang tidak penting asalkan warnanya menyala
D. Barang kriya hanya boleh ditaruh di dalam lemari kaca
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B
Pembahasan: Prinsip desain fungsional memastikan estetika bentuk lahir dari optimalisasi fungsi guna praktis dan kenyamanan pemakaian.
Soal 2
Saat merancang tempat pensil meja dari susunan stik es krim, faktor ergonomi yang harus diperhatikan adalah...
A. Ketinggian tabung tempat pensil disesuaikan dengan panjang pensil agar alat tulis mudah diambil dan tidak mudah terguling
B. Membuat tempat pensil setinggi 2 meter
C. Menempelkan paku runcing di bibir tempat pensil
D. Membuat dasar tempat pensil berbentuk kerucut miring
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A
Pembahasan: Proporsi tinggi wadah dan alas datar yang stabil menjamin kemudahan akses mengambil pena tanpa risiko tumpah.
Soal 3
Urutan langkah kerja yang benar dalam siklus penciptaan karya kriya terapan adalah...
A. Langsung menjual barang → membuat sketsa → membeli bahan
B. Identifikasi masalah kebutuhan → membuat gambar sketsa desain rancangan → menyiapkan alat dan bahan → perakitan/konstruksi → pengujian fungsi produk
C. Mengecat barang → memotong bahan tanpa ukuran → membuang sisa
D. Menguji barang yang belum dibuat
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B
Pembahasan: Siklus desain yang sistematis dimulai dari analisis kebutuhan, rancangan sketsa terukur, eksekusi pembuatan, dan uji kelayakan fungsi.
Soal 4
Ketika membuat lampu hias meja dari bahan kardus dan kap kertas, aspek keselamatan kelistrikan yang wajib diperhatikan adalah...
A. Menghubungkan kabel telanjang tanpa isolasi perekat
B. Menggunakan lampu LED berdaya rendah yang tidak memancarkan panas berlebih dan memastikan sambungan kabel berisolasi rapi
C. Menyiram bohlam lampu dengan air sebelum dinyalakan
D. Menaruh lilin api menyala di dalam kotak kardus tertutup
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B
Pembahasan: Lampu LED hemat energi aman dari bahaya panas pemicu kebakaran pada material kertas/kardus serta isolasi kabel mencegah korsleting.
Soal 5
Nilai tambah yang diperoleh ketika sebuah produk kriya fungsional dibuat dengan rapi, indah, dan ergonomis adalah...
A. Barang tersebut cepat rusak dan dibuang
B. Memiliki daya tarik visual tinggi, nyaman digunakan sehari-hari, dan berpotensi memiliki nilai ekonomi jual produk kreatif
C. Menghabiskan ruang kamar secara percuma
D. Dilarang digunakan oleh orang lain
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B
Pembahasan: Kombinasi fungsi unggul dan estetika menawan meningkatkan nilai pakai serta daya saing produk ekonomi kreatif kriya lokal.
Instrumen evaluasi lengkap, lembar kerja peserta didik (LKPD), dan rubrik penilaian sumatif tersedia di dalam paket berkas perangkat ajar di bawah ini.