Modul Ajar Seni Rupa Kelas 4 Bab 6: Membuat Wayang Karton Karakter

Merancang desain karakter figuratif pahlawan lokal atau tokoh fabel pada karton tebal, mewarnai dengan teknik gradasi, serta memasang sendi gerak menggunakan benang/kawat pengait.

Capaian dan tujuan pembelajaran

  • Merancang sketsa proporsi tubuh karakter manusia atau binatang pada media karton duplex.
  • Menerapkan teknik pewarnaan detail dan menggunting pola figuratif dengan rapi.
  • Merakit bagian sendi tangan wayang dengan mekanisme gerak sederhana untuk media bercerita.

Materi pokok & uraian konsep pembelajaran

Bab Membuat Wayang Karton Karakter Figuratif memadukan warisan seni pertunjukan wayang Nusantara dengan kreasi ilustrasi figuratif modern. Peserta didik diajak merancang tokoh karakter imajinatif (seperti pahlawan fiksi, hewan fabel, atau tokoh cerita rakyat Nusantara) di atas media karton tebal.

Peserta didik mempelajari anatomi figur manusia sederhana, teknik merancang anggota tubuh bergerak terpisah (kepala, badan, lengan atas, lengan bawah), serta teknik menyambung persendian menggunakan kancing jepit (*paper fastener/split pin*) atau benang kasur agar tokoh wayang dapat digerakkan.

Melalui proyek pembuatan wayang karton berpegangan bilah bambu/sumpit dan pementasan mini teater bayangan (*shadow puppet show*) di kelas, peserta didik mengasah keterampilan mendongeng (*storytelling*), kreativitas karakter, dan apresiasi terhadap tradisi luhur wayang Indonesia.

Peta subtopik bahasan

  • Topik A: Mengenal Tradisi Wayang Kulit dan Wayang Golek sebagai Warisan Budaya UNESCO

    Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai mengenal tradisi wayang kulit dan wayang golek sebagai warisan budaya unesco.

  • Topik B: Merancang Sketsa Karakter Figuratif Ekspresif di Atas Kertas Karton

    Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai merancang sketsa karakter figuratif ekspresif di atas kertas karton.

  • Topik C: Teknik Pemotongan Bagian Tubuh Terpisah dan Pemasangan Engsel Gerak

    Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai teknik pemotongan bagian tubuh terpisah dan pemasangan engsel gerak.

  • Topik D: Penyelesaian Finishing Pewarnaan dan Simulasi Pementasan Cerita Mini

    Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai penyelesaian finishing pewarnaan dan simulasi pementasan cerita mini.

Istilah kunci dan glosarium

Wayang Karton
Boneka peraga figuratif berbahan dasar karton tebal yang memiliki persendian bergerak untuk keperluan mendongeng.
Karakter Figuratif
Penggambaran wujud rupa yang meniru bentuk nyata manusia, hewan, atau makhluk hidup lainnya dengan sentuhan stilasi artistik.
Engsel Gerak (Split Pin)
Alat penyambung berkaki dua yang memungkinkan dua lempeng karton berputar bebas pada porosnya.
Stilasi
Teknik mengubah atau menyederhanakan bentuk alami menjadi bentuk seni ornamen yang indah tanpa meninggalkan ciri khas utamanya.
Teater Bayangan
Pertunjukan seni di mana siluet bayangan boneka diproyeksikan pada layar kain putih menggunakan sumber cahaya lampu.

Instrumen asesmen formatif & contoh soal pembelajaran

5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.

Soal 1

Mengapa dalam pembuatan wayang karton, bagian lengan atas dan lengan bawah harus digambar dan digunting secara terpisah dari bagian badan utama?

  • A. Agar karton menjadi cepat habis terbuang
  • B. Agar bagian tangan dapat disambungkan dengan engsel sehingga bisa digerak-gerakkan secara luwes saat mendongeng
  • C. Karena aturan seni melarang tangan menempel di badan
  • D. Agar wayang terlihat menyeramkan
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Pemisahan segmen anggota tubuh memungkinkan pemasangan poros engsel putar sehingga karakter boneka dapat melakukan gestur gerak hidup.

Soal 2

Alat penyambung yang paling efektif dan aman digunakan untuk menghubungkan persendian siku wayang karton agar bisa berputar bebas adalah...

  • A. Paku payung besi yang tajam menusuk
  • B. Kancing jepit kertas berkaki ganda (split pin / paper fastener) atau ikatan simpul benang kasur tebal
  • C. Lem alteco cair yang mengeras kaku
  • D. Semen perekat batu bata
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Split pin memberikan poros putar bebas tanpa risiko menusuk jari seperti paku payung atau mengunci kaku seperti lem.

Soal 3

Bahan yang paling tepat digunakan sebagai tangkai pegangan utama penopang tubuh wayang karton adalah...

  • A. Benang jahit tipis
  • B. Bilah bambu tipis yang dihaluskan, sumpit kayu, atau sedotan plastik tebal
  • C. Kertas tisu basah
  • D. Karet gelang elastis
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Bilah bambu atau sumpit kayu memiliki kekakuan struktur yang kuat untuk menopang berat karton saat dimainkan oleh dalang cilik.

Soal 4

Ciri karakter tokoh wayang yang berwatak kesatria bijaksana, lemah lembut, dan berbudi luhur (seperti tokoh Raden Arjuna) biasanya digambarkan dengan...

  • A. Mata melotot bulat besar, mulut terbuka bertaring tajam, dan warna wajah merah membara
  • B. Bentuk wajah menunduk anggun, mata berbentuk bulir gabah (luruh), garis tubuh ramping, dan ornamen halus
  • C. Badan gemuk bulat tanpa busana
  • D. Memegang senjata api modern
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Ikonografi wayang klasik menggambarkan tokoh ksatria halus (*luruh*) dengan mata menyipit tajam, wajah menunduk tenang, dan postur proporsional elegan.

Soal 5

Saat menampilkan pertunjukan teater bayangan wayang karton di dalam kelas, posisi sumber cahaya lampu (senter) yang tepat adalah...

  • A. Diletakkan tepat di depan mata penonton sehingga menyilaukan
  • B. Diletakkan di belakang wayang sehingga bayangan siluet wayang jatuh tajam di atas layar kain putih menghadap penonton
  • C. Lampu dimatikan sepenuhnya tanpa sumber cahaya sama sekali
  • D. Lampu dimasukkan ke dalam saku celana dalang
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Cahaya proyektor/lampu dari arah belakang wayang memblokade berkas sinar sehingga mencetak siluet bayangan tajam (*shadow effect*) di layar.

Petunjuk penggunaan berkas

Setelah mengunduh berkas perangkat ajar, ikuti langkah berikut untuk menggunakannya secara optimal:

  1. Buka dokumen menggunakan Microsoft Word, Google Docs, atau LibreOffice.
  2. Sesuaikan identitas satuan pendidikan, nama guru pengampu, NIP, serta alokasi waktu kelas.
  3. Cetak instrumen asesmen atau bagikan lembar kerja (LKPD) kepada peserta didik.

Bahan ajar Seni Rupa lainnya

  • Seni di Sekitarku dan Aneka Garis

    Seni Rupa SD Kelas 1 · Semester 1

  • Aneka Bentuk dan Warna Dasar

    Seni Rupa SD Kelas 1 · Semester 1

  • Eksplorasi Tekstur dengan Teknik Frottage

    Seni Rupa SD Kelas 1 · Semester 1