Bab Eksplorasi Tekstur dan Cetak Gosok (Frottage) memperkenalkan peserta didik kelas empat pada unsur rupa tekstur (nilai raba permukaan suatu benda: kasar, halus, licin, bergelombang, berpori, atau berduri) yang ada di lingkungan alam maupun buatan.
Peserta didik mempelajari teknik seni cetak gosok (*frottage*), yaitu teknik merekam corak tekstur benda berelief (seperti urat daun, kulit kayu, koin logam, anyaman tikar, sol sepatu, atau tutup saluran) dengan cara meletakkan kertas di atas permukaan benda lalu menggosoknya menggunakan krayon, pensil arang, atau grafit.
Melalui perburuan tekstur di halaman sekolah (*texture hunt*), pembuatan kolase tekstur tematik, dan apresiasi nilai raba visual, peserta didik mengembangkan kepekaan sensori rabaan, kreativitas memadukan pola acak alam, dan pemahaman teknik seni grafis paling mendasar.
- Tekstur
- Sifat permukaan suatu benda yang dapat diketahui melalui indra perabaan (sentuhan) dan indra penglihatan.
- Frottage
- Teknik menghasilkan karya seni dengan menggosokkan media gambar (pensil/krayon) pada kertas yang diletakkan di atas benda bertekstur kasar.
- Tekstur Nyata
- Tekstur benda yang bila dilihat dan diraba secara langsung menunjukkan kesan permukaan yang sama.
- Tekstur Semu (Maya)
- Tekstur pada gambar lukisan yang tampak kasar di mata tetapi bila diraba terasa rata dan halus.
- Kolase
- Karya seni tempel yang dibuat dari berbagai potongan bahan atau hasil cetakan kertas yang dipadukan menjadi komposisi baru.
Tidak ada bahan ajar yang cocok dengan kriteria pencarian.