Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 6 Unit 3: Mengenal Keberagaman Budaya Nusantara

Mengapresiasi kekayaan kearifan lokal di 38 provinsi di Indonesia, mempraktikkan sikap moderasi beragama, serta melakukan pertukaran budaya untuk memperkokoh persaudaraan sebangsa.

Capaian dan tujuan pembelajaran

  • Mendeskripsikan keunikan tradisi adat, upacara adat, dan kearifan lokal berbagai suku bangsa di 38 provinsi.
  • Menerapkan prinsip moderasi beragama dan toleransi aktif dalam merawat kerukunan di tengah kebinekaan.
  • Menyelenggarakan pagelaran festival budaya mini di kelas untuk menampilkan seni dan kuliner nusantara.

Materi pokok & uraian konsep pembelajaran

Bab Mengenal Keberagaman Budaya Nusantara mengajak peserta didik kelas enam untuk menganalisis kekayaan warisan budaya Indonesia yang telah diakui oleh dunia internasional melalui UNESCO (seperti wayang, keris, batik, angklung, tari saman, noken, kapal pinisi, dan gamelan) sebagai modal kebanggaan dan diplomasi budaya bangsa.

Peserta didik mengeksplorasi konsep kebinekaan global, di mana mereka diajak bangga terhadap akar identitas budaya lokal sekaligus terbuka dalam berdialog dengan kebudayaan dunia tanpa kehilangan jati diri bangsa. Pembelajaran menyoroti pentingnya literasi lintas budaya dalam mencegah stereotipe dan prasangka antaretnis.

Melalui kegiatan penyusunan proposal festival budaya sekolah, debat pelestarian warisan budaya di era AI, dan pembuatan vlog narasi kekayaan tradisi Nusantara, peserta didik melatih keterampilan komunikasi global, apresiasi seni mendalam, dan komitmen merawat persatuan dalam kemajemukan.

Peta subtopik bahasan

  • Topik A: Warisan Budaya Takbenda Indonesia yang Diakui UNESCO

    Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai warisan budaya takbenda indonesia yang diakui unesco.

  • Topik B: Peran Kebudayaan Nusantara dalam Diplomasi Internasional

    Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai peran kebudayaan nusantara dalam diplomasi internasional.

  • Topik C: Menghadapi Stereotipe dan Diskriminasi Melalui Literasi Lintas Budaya

    Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai menghadapi stereotipe dan diskriminasi melalui literasi lintas budaya.

  • Topik D: Harmonisasi Nilai Tradisi Lokal dengan Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

    Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai harmonisasi nilai tradisi lokal dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Istilah kunci dan glosarium

UNESCO
Badan PBB yang membidangi pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan yang menetapkan warisan dunia.
Warisan Budaya Takbenda
Praktik, representasi, ekspresi, pengetahuan, atau keterampilan seni tradisional yang diakui sebagai warisan budaya bernilai luhur.
Kebinekaan Global
Kemampuan mempertahankan budaya luhur bangsa sekaligus memiliki pikiran terbuka dalam berinteraksi dengan budaya lain secara harmonis.
Stereotipe
Pandangan atau penilaian yang disederhanakan dan digeneralisasi secara keliru terhadap kelompok suku atau golongan tertentu.
Diplomasi Budaya
Upaya memperkenalkan seni, tradisi, dan nilai luhur bangsa kepada masyarakat internasional untuk mempererat persahabatan antaranegara.

Instrumen asesmen formatif & contoh soal pembelajaran

5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.

Soal 1

Batik diakui oleh UNESCO sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity pada 2 Oktober 2009. Makna pengakuan internasional ini bagi bangsa Indonesia adalah...

  • A. Kewajiban menjual seluruh kain batik ke luar negeri
  • B. Tanggung jawab bersama untuk menjaga, melestarikan, dan mengembangkan seni batik sebagai kebanggaan budaya bangsa
  • C. Larangan bagi warga negara Indonesia memakai pakaian selain batik
  • D. Pemerintah tidak perlu lagi mendanai perajin batik lokal
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Pengakuan UNESCO merupakan kehormatan dunia sekaligus amanah bagi seluruh rakyat Indonesia untuk merawat dan mewariskan seni batik kepada generasi penerus.

Soal 2

Tari Saman dari Gayo, Aceh, menampilkan gerakan tepuk tangan dan badan yang serempak dalam tempo cepat tanpa iringan alat musik melodis. Nilai utama yang terkandung dalam tarian tersebut adalah...

  • A. Persaingan individu untuk menjadi penari paling menonjol
  • B. Kekompakan, kedisiplinan tinggi, kerja sama, dan persatuan yang kokoh
  • C. Keinginan mengalahkan kelompok penari dari daerah lain
  • D. Kemewahan kostum penari yang mahal
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Tari Saman sarat dengan nilai persaudaraan, kedisiplinan spiritual, dan kekompakan kolektif yang mencerminkan harmoni kebersamaan masyarakat.

Soal 3

Sikap yang paling tepat ketika menyaksikan festival seni daerah yang menampilkan tradisi suku lain yang belum pernah kita kenal sebelumnya adalah...

  • A. Menganggap tradisi tersebut aneh dan menertawakannya di depan penonton lain
  • B. Menyaksikan dengan penuh antusiasme, rasa ingin tahu yang positif, dan mengapresiasi keindahan seninya
  • C. Meninggalkan lokasi festival sambil mengejek peserta tari
  • D. Meminta panitia menghentikan pertunjukan seni tersebut
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Apresiasi yang tulus dan keterbukaan belajar mengenal tradisi suku lain memperkaya wawasan dan memperkokoh rasa persaudaraan lintas budaya.

Soal 4

Salah satu dampak negatif dari stereotipe suku bangsa dalam kehidupan masyarakat adalah...

  • A. Meningkatnya kerja sama ekonomi antardaerah
  • B. Timbulnya prasangka buruk dan kecurigaan yang dapat memicu perpecahan sosial
  • C. Makin banyaknya karya seni tari daerah yang diciptakan
  • D. Meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Stereotipe melahirkan pelabelan sepihak dan prasangka keliru yang mengikis rasa saling percaya dan merusak kohesi sosial bangsa.

Soal 5

Kapal Pinisi dari Sulawesi Selatan yang diakui UNESCO sebagai warisan dunia membuktikan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia adalah...

  • A. Bangsa maritim yang tangguh, ahli navigasi samudra, dan memiliki teknik perkapalan tradisional yang unggul
  • B. Masyarakat yang hanya hidup di pedalaman hutan tanpa mengenal laut
  • C. Bangsa yang bergantung penuh pada bantuan teknologi luar negeri
  • D. Pelaut yang takut mengarungi ombak samudra luas
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Kapal Pinisi mencerminkan kearifan teknologi maritim nenek moyang suku Bugis-Makassar dalam mengarungi samudra antarpulau dan antardunia.

Petunjuk penggunaan berkas

Setelah mengunduh berkas perangkat ajar, ikuti langkah berikut untuk menggunakannya secara optimal:

  1. Buka dokumen menggunakan Microsoft Word, Google Docs, atau LibreOffice.
  2. Sesuaikan identitas satuan pendidikan, nama guru pengampu, NIP, serta alokasi waktu kelas.
  3. Cetak instrumen asesmen atau bagikan lembar kerja (LKPD) kepada peserta didik.

Bahan ajar Pendidikan Pancasila lainnya

  • Aku Cinta Pancasila

    Pendidikan Pancasila SD Kelas 1 · Semester 1

  • Aku Patuh pada Aturan

    Pendidikan Pancasila SD Kelas 1 · Semester 1

  • Mengenal Identitas Diri dan Keberagaman

    Pendidikan Pancasila SD Kelas 1 · Semester 2