Modul Ajar PAI Kelas 6 Bab 3: Hidup Harmonis dengan Berbaik Sangka

Membiasakan sikap husnuzan (berbaik sangka) kepada ketetapan Allah dan sesama manusia, serta menjauhi akhlak tercela su'uzan (berburuk sangka), ghibah (menggunjing), dan namimah (adu domba).

Capaian dan tujuan pembelajaran

  • Mendeskripsikan keutamaan memiliki sikap husnuzan kepada Allah SWT dan sesama manusia.
  • Menganalisis bahaya perilaku ghibah, fitnah, dan namimah yang dapat merusak persaudaraan umat.
  • Mempraktikkan budaya tabayun (mencari kejelasan) saat menerima kabar yang belum tentu benar di media sosial.

Materi pokok & uraian konsep pembelajaran

Bab hidup harmonis dengan berbaik sangka mendidik peserta didik memiliki pola pikir positif dan berprasangka baik (husnuzan) kepada Allah Swt., kepada diri sendiri, dan kepada sesama manusia.

Peserta didik mempelajari bahaya sifat berprasangka buruk (suuzan), memata-matai kesalahan orang lain (tajassus), dan iri dengki (hasad) yang dapat merusak kerukunan persaudaraan.

Materi membimbing siswa bersikap optimis atas takdir Allah, percaya diri mengembangkan potensi diri, dan selalu mencari sisi positif saat berinteraksi dengan orang lain.

Peta subtopik bahasan

  • Topik A: Tiga Macam Husnuzan (Kepada Allah, Diri Sendiri, dan Sesama)

    Menelaah husnuzan dalam menerima takdir, optimis belajar, dan berprasangka baik pada teman.

  • Topik B: Larangan Suuzan dan Tajassus (Q.S. Al-Hujurat:12)

    Menganalisis bahaya prasangka tanpa bukti dan mencari-cari aib kesalahan orang lain.

  • Topik C: Membangun Keharmonisan Kelas dengan Pikiran Positif

    Mempraktikkan komunikasi asertif yang ramah dan saling mendukung antarmurid.

Istilah kunci dan glosarium

Husnuzan
Sikap mental berprasangka baik, optimis, dan memandang segala sesuatu dari sisi positif.
Suuzan
Sikap tercela berprasangka buruk dan menaruh curiga tanpa dasar bukti yang jelas terhadap orang lain.
Tajassus
Perbuatan mencari-cari atau memata-matai aib dan kelemahan orang lain yang dilarang dalam Al-Qur'an.
Hasad (Iri Dengki)
Penyakit hati yang tidak senang melihat orang lain mendapat nikmat dan berharap nikmat itu hilang.
Tawakal
Berserah diri sepenuhnya kepada kehendak Allah Swt. setelah berusaha dan berikhtiar secara maksimal.

Instrumen asesmen formatif & contoh soal pembelajaran

5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.

Soal 1

Sikap berbaik sangka terhadap ketetapan dan takdir yang diberikan oleh Allah Swt. disebut husnuzan kepada...

  • A. Diri sendiri
  • B. Allah Swt.
  • C. Sesama manusia
  • D. Alam sekitar
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Menerima takdir dengan ikhlas dan yakin ada hikmah terbaik adalah husnuzan kepada Allah.

Soal 2

Larangan berprasangka buruk dan mencari-cari kesalahan orang lain (tajassus) ditegaskan dalam Al-Qur'an surah...

  • A. Q.S. Al-Hujurat ayat 12
  • B. Q.S. Al-Baqarah ayat 255
  • C. Q.S. Al-Falaq ayat 1
  • D. Q.S. Al-Ikhlas ayat 3
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Q.S. Al-Hujurat:12 melarang sebagian besar prasangka buruk, mencari aib (tajassus), dan menggunjing (ghibah).

Soal 3

Contoh perilaku husnuzan kepada diri sendiri yang tepat bagi seorang pelajar adalah...

  • A. Merasa dirinya paling bodoh dan tidak mau belajar
  • B. Percaya diri bahwa dengan ikhtiar belajar tekun dan doa, ia mampu memahami pelajaran sulit
  • C. Sombong dan tidak mau mendengarkan nasihat guru
  • D. Menyontek saat ujian
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Husnuzan kepada diri sendiri menumbuhkan rasa percaya diri, optimisme, dan motivasi berprestasi.

Soal 4

Ketika melihat seorang teman datang terlambat ke sekolah, sikap husnuzan yang benar adalah...

  • A. Menuduhnya sengaja begadang bermain game
  • B. Mengira mungkin sepedanya rusak di jalan atau ia membantu orang tuanya terlebih dahulu
  • C. Mengejeknya di hadapan guru piket
  • D. Menghasut teman lain untuk menjauhinya
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Husnuzan kepada sesama mendahulukan dugaan baik sebelum mengetahui fakta yang sebenarnya.

Soal 5

Dampak buruk dari memelihara sifat suuzan dan tajassus dalam pergaulan adalah...

  • A. Timbulnya permusuhan, rusaknya tali persaudaraan, dan hati tidak tenang
  • B. Mendapatkan banyak teman setia
  • C. Disukai oleh guru dan orang tua
  • D. Menjadi siswa teladan
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Suuzan memicu keretakan hubungan, fitnah, dan keresahan batin.

Petunjuk penggunaan berkas

Setelah mengunduh berkas perangkat ajar, ikuti langkah berikut untuk menggunakannya secara optimal:

  1. Buka dokumen menggunakan Microsoft Word, Google Docs, atau LibreOffice.
  2. Sesuaikan identitas satuan pendidikan, nama guru pengampu, NIP, serta alokasi waktu kelas.
  3. Cetak instrumen asesmen atau bagikan lembar kerja (LKPD) kepada peserta didik.

Bahan ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti lainnya

  • Aku Cinta Al-Qur'an dan Huruf Hijaiyah

    Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas 1 · Semester 1

  • Mengenal Rukun Iman

    Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas 1 · Semester 1

  • Membiasakan Kalimat Thayyibah

    Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas 1 · Semester 1