Modul Ajar Matematika Kelas 4 Bab 5: Pola Gambar dan Pola Bilangan

Mengidentifikasi, meniru, dan mengembangkan pola gambar membesar dan mengecil, serta merumuskan aturan pola bilangan lompat (penjumlahan, pengurangan, perkalian).

Capaian dan tujuan pembelajaran

  • Menemukan pola susunan gambar geometris yang bertambah (membesar) atau berkurang (mengecil) secara teratur.
  • Menentukan suku berikutnya dari suatu barisan pola bilangan berdasarkan aturan keteraturan yang ditemukan.
  • Membuat pola bilangan kreasi mandiri dan menjelaskannya secara sistematis kepada teman kelas.

Materi pokok & uraian konsep pembelajaran

Bab pola gambar dan pola bilangan mengasah kemampuan berpikir aljabar awal (early algebra) dan pengenalan keteraturan susunan objek pada peserta didik kelas 4 SD.

Peserta didik mengamati pola visual berulang (seperti formasi kelereng, batang korek api, atau susunan bata), kemudian menerjemahkan perubahan bentuk visual tersebut menjadi barisan bilangan matematika bertingkat tetap.

Siswa dilatih mengidentifikasi aturan pembentukan pola (pola membesar dengan penjumlahan/perkalian dan pola mengecil dengan pengurangan/pembagian) untuk menentukan suku-suku berikutnya dan suku yang hilang pada barisan.

Peta subtopik bahasan

  • Topik A: Pola Gambar Membesar dan Mengecil

    Mengamati perubahan jumlah objek pada formasi gambar bertingkat secara teratur.

  • Topik B: Pola Bilangan dengan Operasi Penjumlahan dan Pengurangan

    Menentukan selisih tetap antar suku bilangan dan memprediksi angka berikutnya.

  • Topik C: Pola Bilangan dengan Operasi Perkalian

    Menemukan keteraturan barisan geometri sederhana (kelipatan dua, tiga, atau lima).

Istilah kunci dan glosarium

Pola Bilangan
Susunan angka-angka yang memiliki keteraturan atau aturan tertentu dalam pembentukannya.
Suku Barisan
Setiap bilangan tunggal yang menempati posisi urutan tertentu dalam suatu barisan bilangan.
Aturan Pola
Ketentuan matematis (seperti ditambah 4 atau dikali 2) yang digunakan untuk menghasilkan suku berikutnya.
Pola Membesar
Barisan angka atau objek yang nilainya semakin bertambah dari satu suku ke suku berikutnya.
Pola Mengecil
Barisan angka atau objek yang nilainya semakin berkurang secara teratur.

Instrumen asesmen formatif & contoh soal pembelajaran

5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.

Soal 1

Perhatikan barisan bilangan berikut: 4, 9, 14, 19, ..., ... Dua bilangan berikutnya adalah...

  • A. 23 dan 27
  • B. 24 dan 29
  • C. 24 dan 30
  • D. 25 dan 31
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Aturan pola adalah bertambah 5 (+5). 19 + 5 = 24, dan 24 + 5 = 29.

Soal 2

Perhatikan barisan pola bilangan: 96, 88, 80, 72, ..., 56. Bilangan yang tepat untuk mengisi titik-titik adalah...

  • A. 64
  • B. 66
  • C. 62
  • D. 60
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Aturan pola adalah berkurang 8 (-8). 72 - 8 = 64 (dan 64 - 8 = 56).

Soal 3

Susunan segitiga dari batang korek api: Pola 1 butuh 3 batang, Pola 2 butuh 5 batang, Pola 3 butuh 7 batang. Banyak batang korek api untuk Pola ke-6 adalah...

  • A. 11 batang
  • B. 13 batang
  • C. 15 batang
  • D. 17 batang
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Barisan: 3, 5, 7, 9 (pola 4), 11 (pola 5), 13 (pola 6). Rumus pola ke-n = 2n + 1 = 2(6) + 1 = 13.

Soal 4

Sebuah bakteri membelah diri menjadi 2 setiap 1 jam. Jika mula-mula ada 3 bakteri, maka jumlah bakteri setelah 3 jam adalah...

  • A. 12 bakteri
  • B. 18 bakteri
  • C. 24 bakteri
  • D. 48 bakteri
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan C

Pembahasan: Awal: 3. Jam 1: 3 × 2 = 6. Jam 2: 6 × 2 = 12. Jam 3: 12 × 2 = 24 bakteri.

Soal 5

Perhatikan barisan: 5, 10, 20, 40, ..., 160. Aturan pola pembentukan bilangan tersebut adalah...

  • A. Ditambah 5
  • B. Ditambah 10
  • C. Dikali 2
  • D. Dikali 4
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan C

Pembahasan: Setiap suku dikalikan 2 dari suku sebelumnya: 5×2=10, 10×2=20, 20×2=40, 40×2=80, 80×2=160.

Petunjuk penggunaan berkas

Setelah mengunduh berkas perangkat ajar, ikuti langkah berikut untuk menggunakannya secara optimal:

  1. Buka dokumen menggunakan Microsoft Word, Google Docs, atau LibreOffice.
  2. Sesuaikan identitas satuan pendidikan, nama guru pengampu, NIP, serta alokasi waktu kelas.
  3. Cetak instrumen asesmen atau bagikan lembar kerja (LKPD) kepada peserta didik.

Bahan ajar Matematika lainnya

  • Ayo Membilang sampai dengan 10

    Matematika SD Kelas 1 · Semester 1

  • Penjumlahan sampai dengan 10

    Matematika SD Kelas 1 · Semester 1

  • Pengurangan sampai dengan 10

    Matematika SD Kelas 1 · Semester 1