Perhatikan barisan bilangan berikut: 4, 9, 14, 19, ..., ... Dua bilangan berikutnya adalah...
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Pembahasan: Aturan pola adalah bertambah 5 (+5). 19 + 5 = 24, dan 24 + 5 = 29.
Mengidentifikasi, meniru, dan mengembangkan pola gambar membesar dan mengecil, serta merumuskan aturan pola bilangan lompat (penjumlahan, pengurangan, perkalian).
Bab pola gambar dan pola bilangan mengasah kemampuan berpikir aljabar awal (early algebra) dan pengenalan keteraturan susunan objek pada peserta didik kelas 4 SD.
Peserta didik mengamati pola visual berulang (seperti formasi kelereng, batang korek api, atau susunan bata), kemudian menerjemahkan perubahan bentuk visual tersebut menjadi barisan bilangan matematika bertingkat tetap.
Siswa dilatih mengidentifikasi aturan pembentukan pola (pola membesar dengan penjumlahan/perkalian dan pola mengecil dengan pengurangan/pembagian) untuk menentukan suku-suku berikutnya dan suku yang hilang pada barisan.
Mengamati perubahan jumlah objek pada formasi gambar bertingkat secara teratur.
Menentukan selisih tetap antar suku bilangan dan memprediksi angka berikutnya.
Menemukan keteraturan barisan geometri sederhana (kelipatan dua, tiga, atau lima).
5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.
Perhatikan barisan bilangan berikut: 4, 9, 14, 19, ..., ... Dua bilangan berikutnya adalah...
Pembahasan: Aturan pola adalah bertambah 5 (+5). 19 + 5 = 24, dan 24 + 5 = 29.
Perhatikan barisan pola bilangan: 96, 88, 80, 72, ..., 56. Bilangan yang tepat untuk mengisi titik-titik adalah...
Pembahasan: Aturan pola adalah berkurang 8 (-8). 72 - 8 = 64 (dan 64 - 8 = 56).
Susunan segitiga dari batang korek api: Pola 1 butuh 3 batang, Pola 2 butuh 5 batang, Pola 3 butuh 7 batang. Banyak batang korek api untuk Pola ke-6 adalah...
Pembahasan: Barisan: 3, 5, 7, 9 (pola 4), 11 (pola 5), 13 (pola 6). Rumus pola ke-n = 2n + 1 = 2(6) + 1 = 13.
Sebuah bakteri membelah diri menjadi 2 setiap 1 jam. Jika mula-mula ada 3 bakteri, maka jumlah bakteri setelah 3 jam adalah...
Pembahasan: Awal: 3. Jam 1: 3 × 2 = 6. Jam 2: 6 × 2 = 12. Jam 3: 12 × 2 = 24 bakteri.
Perhatikan barisan: 5, 10, 20, 40, ..., 160. Aturan pola pembentukan bilangan tersebut adalah...
Pembahasan: Setiap suku dikalikan 2 dari suku sebelumnya: 5×2=10, 10×2=20, 20×2=40, 40×2=80, 80×2=160.
Setelah mengunduh berkas perangkat ajar, ikuti langkah berikut untuk menggunakannya secara optimal:
Tidak ada bahan ajar yang cocok dengan kriteria pencarian.