Modul Ajar Matematika Kelas 4 Bab 3: Pecahan Senilai dan Desimal

Memahami konsep pecahan senilai, menyederhanakan pecahan, pecahan biasa ke pecahan campuran, serta pengenalan pecahan desimal persepuluhan dan perseratusan.

Capaian dan tujuan pembelajaran

  • Menentukan pecahan senilai menggunakan gambar konkret, garis bilangan, dan perkalian/pembagian pembilang-penyebut.
  • Mengubah pecahan biasa yang pembilangnya lebih besar menjadi pecahan campuran.
  • Mengenal pecahan desimal persepuluhan dan perseratusan serta mengonversi pecahan biasa ke bentuk desimal sederhana.

Materi pokok & uraian konsep pembelajaran

Pada bab ini, siswa kelas 4 SD mempelajari konsep pecahan senilai dan hubungannya dengan bentuk desimal persepuluhan dan perseratusan. Pembelajaran menggunakan alat peraga konkret seperti blok pecahan dan kertas lipat untuk menunjukkan bahwa pecahan berbeda angka dapat mewakili luas daerah yang sama.

Peserta didik mengeksplorasi aturan penyederhanaan dan perluasan pecahan dengan mengalikan atau membagi pembilang dan penyebut menggunakan bilangan yang sama. Pemahaman ini menjadi dasar penting untuk membandingkan dan mengurutkan pecahan berpenyebut tidak sama.

Materi dilanjutkan dengan pengenalan representasi desimal dari pecahan persepuluhan (0,1) dan perseratusan (0,01) serta penerapannya pada pengukuran nilai uang rupiah dan satuan panjang metrik (meter dan sentimeter).

Peta subtopik bahasan

  • Topik A: Konsep dan Visualisasi Pecahan Senilai

    Menemukan pecahan senilai melalui manipulasi lipatan kertas, garis bilangan, dan perkalian/pembagian faktor sama.

  • Topik B: Menyederhanakan dan Membandingkan Pecahan

    Menyederhanakan pecahan ke bentuk paling sederhana serta membandingkan nilai dua pecahan.

  • Topik C: Mengenal Pecahan Desimal Persepuluhan dan Perseratusan

    Mengubah pecahan biasa berpenyebut 10 dan 100 menjadi bentuk desimal serta membaca nilai tempat desimal.

Istilah kunci dan glosarium

Pecahan Senilai
Dua pecahan atau lebih yang memiliki nilai sama meskipun ditulis dengan pembilang dan penyebut yang berbeda.
Pembilang
Bilangan di bagian atas garis pecahan yang menunjukkan banyaknya bagian yang diambil.
Penyebut
Bilangan di bagian bawah garis pecahan yang menunjukkan jumlah keseluruhan bagian sama besar.
Pecahan Desimal
Bentuk pecahan yang menggunakan tanda koma untuk menunjukkan nilai persepuluhan, perseratusan, dan seterusnya.
Bentuk Sederhana
Bentuk pecahan yang pembilang dan penyebutnya tidak memiliki faktor persekutuan selain angka 1.

Instrumen asesmen formatif & contoh soal pembelajaran

5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.

Soal 1

Pecahan berikut yang senilai dengan 2/3 adalah...

  • A. 4/9
  • B. 6/9
  • C. 6/12
  • D. 8/15
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Mengalikan pembilang dan penyebut 2/3 dengan 3: (2 × 3) / (3 × 3) = 6/9.

Soal 2

Bentuk paling sederhana dari pecahan 12/20 adalah...

  • A. 6/10
  • B. 3/5
  • C. 4/5
  • D. 2/3
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: FPB dari 12 dan 20 adalah 4. Maka 12/20 = (12 ÷ 4) / (20 ÷ 4) = 3/5.

Soal 3

Bentuk desimal dari pecahan 7/10 adalah...

  • A. 0,07
  • B. 0,7
  • C. 7,0
  • D. 0,77
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Pecahan persepuluhan ditulis dengan satu angka di belakang koma, yaitu 0,7.

Soal 4

Manakah pernyataan perbandingan pecahan yang benar di bawah ini?

  • A. 3/4 < 1/2
  • B. 2/5 > 3/5
  • C. 1/3 > 1/4
  • D. 2/3 < 2/6
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan C

Pembahasan: Jika pembilang sama (1), pecahan dengan penyebut lebih kecil memiliki nilai lebih besar: 1/3 > 1/4.

Soal 5

Ibu membeli 45/100 meter pita hias untuk kerajinan tangan. Penulisan panjang pita dalam bentuk desimal adalah...

  • A. 4,5 meter
  • B. 0,45 meter
  • C. 0,045 meter
  • D. 45,0 meter
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: 45/100 = 0,45 (dua angka di belakang koma untuk perseratusan).

Petunjuk penggunaan berkas

Setelah mengunduh berkas perangkat ajar, ikuti langkah berikut untuk menggunakannya secara optimal:

  1. Buka dokumen menggunakan Microsoft Word, Google Docs, atau LibreOffice.
  2. Sesuaikan identitas satuan pendidikan, nama guru pengampu, NIP, serta alokasi waktu kelas.
  3. Cetak instrumen asesmen atau bagikan lembar kerja (LKPD) kepada peserta didik.

Bahan ajar Matematika lainnya

  • Ayo Membilang sampai dengan 10

    Matematika SD Kelas 1 · Semester 1

  • Penjumlahan sampai dengan 10

    Matematika SD Kelas 1 · Semester 1

  • Pengurangan sampai dengan 10

    Matematika SD Kelas 1 · Semester 1